sms mail gateway

project ini merupakan tugas kuliah, jadi yang dibahas didalamnya hanya dalam  ruang lingkup tugas yang diberikan. Tutorial yang ada dibawah ini didapat dari : http://blog.rosihanari.net/setting-gammu-untuk-aplikasi-sms-gateway
berikut kami sertakan  file project yang sudah dibuat :
gammu phpmysql
password: allahuakbar

Langkah Pertama (Download File)
Silakan mendownload Gammu nya terlebih dahulu di http://www.4shared.com/file/LOCzfDhn/gammu-setup.html
Keterangan: file tersebut berupa installer yang sudah saya modifikasi dan disederhanakan untuk kemudahan proses instalasi. Gammu yang saya gunakan tersebut adalah versi 1.25.

Langkah Kedua (Install Gammu)
Secara default setelah file setup di atas diinstal, file gammu terletak di direktori C:\GAMMU.

Langkah Ketiga (Setting Konfigurasi Gammu)
Setelah file Gammu diinstall, langkah berikutnya adalah setting konfigurasi. Setting ini diperlukan guna keperluan penyesuaian jenis HP dan nomor port yang akan digunakan. Bagaimana cara settingnya? Caranya adalah silakan edit file ‘GAMMURC‘ yang ada di dalam direktori ‘C:\gammu‘. Editlah file GAMMURC tersebut menggunakan Notepad atau sejenisnya.
Trus.. bagian mana yang perlu diubah konfigurasinya? OK.. bagian yang perlu diubah adalah pada
[gammu]
port =
connection =
parameter port itu nanti diisi dengan nomor port sesuai lokasi colokan HP Anda. Untuk mengetahui nomor port dimana Anda colokkan HP Anda di komputer, silakan masuk ke Control Panel – Phone and Modem Options – Modem. Nah… bila HP Anda sudah tercolok di PC dan drivernya sudah terinstal dengan baik maka pastinya pada bagian tersebut akan muncul nomor portnya.


Penting !!
Jika pada Control Panel – Phone and Modem Options – Modem tidak muncul portnya, meskipun driver sudah terinstal, maka Anda masih dapat melihat portnya melalui Control Panel – System – Hardware – Device Manager – Ports (COM & LPT). Seandainya nomor port muncul baik di Control Panel – Phone and Modem Options – Modem maupun Control Panel – System – Hardware – Device Manager – Ports (COM & LPT) dan ternyata nomor portnya berbeda, maka pilih nomor port yang di Control Panel – Phone and Modem Options – Modem.


Tips: sebaiknya setiap kali HP Anda dicolokkan ke PC, gunakan lokasi port USB yang sama alias jangan pindah-pindah colokan, karena setiap ganti colokan maka nomor portnya akan berubah-ubah. Akibatnya Anda musti ubah setting GAMMURC nya berkali-kali pula karena harus menyesuaikan nomor portnya.
Kembali pada konfigurasi GAMMURC di atas, parameter connection itu digunakan untuk memberi keterangan jenis koneksi yang digunakan HP untuk berkomunikasi dengan PCnya. Setiap jenis HP memiliki jenis koneksi yang berbeda-beda. Untuk mengetahui jenis koneksi pada jenis HP tertentu, silakan download file di sini. File tersebut adalah hasil kompilasi yang saya lakukan pada jenis-jenis HP yang mendukung SMS Gateway dengan Gammu.
Berikut ini contoh konfigurasi GAMMURC bila saya menggunakan modem Wavecom M1206B yang terhubung ke port com5 USB.
[gammu]
port = com5:
connection = at115200

Langkah Keempat (Uji Koneksi)
Langkah terakhir untuk proses setting GAMMU ini adalah melakukan uji koneksi antara Gammu dengan HP/modem Anda. Langkah ini dilakukan setelah proses setting konfigurasi dilakukan. Caranya adalah dengan masuk folder ‘C:\gammu‘ pada direktori Gammu Anda via DOS PROMPT. Lalu ketikkan perintah ini pada command promptnya.
gammu identify
Apabila setelah perintah tersebut dienter lalu muncul informasi mengenai HP Anda, maka koneksi antara Gammu dengan HP Anda sukses. Bila responnya tidak seperti yang diharapkan, maka cek kembali nomor portnya atau jenis connectionnya. Berikut ini contoh tampilan yang keluar apabila proses setting berhasil dilakukan

Langkah Kelima (Membuat Database MySQL untuk Gammu)
Langkah ini bertujuan untuk menyiapkan database MySQL untuk menampung data-data SMS yang diperlukan Gammu untuk SMS Gateway. Sebenarnya tidak hanya MySQL yang bisa digunakan, namun bisa juga SQL Lite atau Posgre SQL. Namun… dalam artikel ini hanya untuk MySQL saja deh, karena saya tidak familiar dengan yang lainnya.
Caranya adalah buat database dengan nama ‘sms‘ atau yang lain (terserah) menggunakan phpMyAdmin Anda.
Gammu sudah menyiapkan file dumpnya untuk create tabel. Letak file dumpnya ada di folder ‘C:\gammu\mysql-tabel.sql‘. Nah.. silakan gunakan file dump tersebut untuk membuat tabel-tabelnya menggunakan phpMyAdmin.

Langkah Keenam (Setting Konfigurasi Untuk SMS Daemon)
Langkah ini dilakukan setelah setting database untuk Gammu. SMS daemon pada Gammu digunakan untuk proses pembacaan otomatis SMS yang diterima lalu disimpan ke database. SMS daemon juga diperlukan untuk keperluan pengiriman SMS.
Untuk melakukan setting SMS daemon, bukalah file ‘SMSDRC‘ yang terletak di direktori ‘C:\gammu‘. Bukalah dengan Notepad atau sejenisnya. Bagian yang diubah adalah:
port = diisi nomor port sesuai yang ada di file GAMMURC
connection = diisi jenis connection sesuai yang ada di GAMMURC
service = mysql (diisi dengan ‘mysql’ karena kita akan menggunakan mysql sebagai storage data SMSnya)
user = diisi user database koneksi ke mysql Anda
password = diisi password koneksi ke mysql Anda
pc = diisi nama host mysql (biasanya localhost)
database = sms (atau sesuai nama database yang tadi kita buat)
Contoh konfigurasi yang ditulis
port = com5:
connection = at115200
service = mysql
user = root
password = passwordroot
pc = localhost
database = sms
Catatan: hilangkan tanda # di depan parameter-parameter di atas bila ada.
Langkah Ketujuh (Membuat Gammu Service)
Langkah ini bertujuan untuk membuat service Gammu di Windows. Dengan dibuatnya service di Windows ini kita bisa lebih mudah menjalankannya tanpa menggunakan perintah tertentu di command prompt.
Untuk membuat Gammu service di Windows, ketikkan perintah ini di DOS PROMPT setelah Anda masuk ke folder ‘C:\gammu‘.
gammu-smsd -c smsdrc -i
Nah.. bila ada konfirmasi bahwa proses pembuatan service sukses, maka Anda akan melihat service Gammu muncul pada daftar service yang berjalan di Windows. Service ini bisa dilihat melalui ‘CONTROL PANEL > Administrative Tools > Services’. Nah.. untuk menjalankan service Gammu ini tinggal klik START pada service Gammu tersebut.
Namun bila proses pembuatan service ini gagal, maka silakan cek kembali konfigurasi SMSDRC nya atau mungkin nama databasenya salah, atau bisa juga command yang dituliskan salah.
OK demikian cara setting konfigurasi Gammu di Windows. Untuk artikel selanjutnya akan dibahas teknik dasar mengirim dan menerima SMS dengan Gammu. Teknik ini akan menjadi dasar SMS Gateway yang akan dibuat. So.. stay tune terus di blog ini ya Description: :-)
Penting !!
Jika Anda ingin mengubah konfigurasi di SMSDRC, namun service GAMMU sudah terlanjur dibuat sebelumnya, maka Anda harus menghapus dahulu service yang sudah dibuat dengan memberikan perintah
gammu-smsd -u
Selanjutnya ubah konfigurasi SMSDRC, simpan dan buat servicenya kembali dengan perintah
gammu-smsd -c smsdrc -i
Jika Anda tidak hapus servicenya dahulu, maka meskipun Anda ubah konfigurasi di SMSDRC tidak akan memberikan pengaruh apa-apa.

membuat blog berbasis wap

ndak usah panjang lebar deh, langsung aj nih hal-hal yang perlu disiapin:
  1. web server (xampp ato yang lainnya)
  2. wap emulator ( opera mobile emulator >>*recomended)
  3. editor ( notepad++>>*recomended)
  4. segelas kopi panas >> hayooo siapa yang mau bikinin... akakakakkakak
untuk smntara langsung aj tak kasih scriptnya yah, lg males edit nih....

untuk scriptnya silahkan download disini Password rar : allahuakbar

Pengenalan pemrograman berorientasi objek

  PARADIGMA PEMROGRAMAN
  •   Paradigma pemrograman :

Cara berpikir seorang developer/programmer dalam memecahkan persoalan pemrograman
  • Macam-macam paradigma pemrograman :
  1. Terstruktur 
  2. Berorientasi objek 
  3. Fungsional 
  4. Deklaratif 
  5. Berbasis komponen,
  6. dll

OOP, WHAT’S THAT?
l  OOP (Object Oriented Programming) atau PBO (Pemrograman Berorientasi Objek) menyelesaikan persoalan pemrograman dengan membagi persoalan ke dalam unit-unit kecil.
l  Unit terkecil ini selanjutnya disebut dengan OBJEK.
l  Persoalan diselesaikan dengan merancang interaksi antar OBJEK pada sistem.

LATAR BELAKANG
l  Pemrograman terstruktur : berorientasi proses
l  Data tidak terjaga dengan baik dan dapat diakses dari bagian manapun kode.
l  Ada kebutuhan untuk mengatur pengaksesan thd data sehingga tidak sembarangan diakses à ditangani oleh OBJEK.
l  OBJEK dianggap lebih mewakili dunia nyata.

ISTILAH-ISTILAH
l  OBJEK & KELAS (CLASS)
l  Objek : unit yang mewakili entitas di dunia nyata
l  Kelas : penghasil objek
l  ATRIBUT/DATA
l  Menyimpan informasi/karakteristik setiap objek
l  METODE (METHOD)
l  Menyatakan proses-proses apa saja yang dapat dilakukan oleh sebuah objek

Bahasa PBO
l  Java
l  C++
l  C#
l  Delphi
l  PHP
l  Phyton
l  Simula
l  Smalltalk
l  Ada
l  Eiffel
l  Javascript
l  Visual FoxPro
l  ColdFusion
l  Oxygene
l  Fortran 2003
l  Object Pascal
l  Perl 5
l  dll

APAKAH JAVA ?
l  Evolusi Java :
      B à BCPL à C à C++ à Java
l  Program Java terdiri atas kumpulan class (kelas).
l  Programmer dapat membuat sendiri kelas Java atau menggunakan kelas yang telah disediakan oleh pustaka (library) Java.
l  Pustaka Java dikenal dengan Java APIs (Application Programming Interfaces)

PROGRAM SEDERHANA DENGAN JAVA
Alur Pembuatan Program Java


TAHAP 1 : MEMBUAT PROGRAM
l  Meliputi :
l  Menuliskan kode pada software editor untuk Java, misalnya Netbeans, Jcreator, Gel, notepad, dll
l  Menyimpan file yang dihasilkan dengan nama yang berekstensi java (.java), misalnya HelloWorld.java, Mahasiswa.java, dll

TAHAP 2 : KOMPILASI KE BYTECODE
l  Meliputi :
l  Jalankan perintah javac (melalui command prompt) terhadap file .java yang telah dihasilkan
                        javac HelloWorld.java
l  Perintah di atas memerintahkan kpd Java compiler untuk mengubah HelloWorld.java menjadi bytecode
l  Apabila berhasil, maka akan dihasilkan file berekstensi class (.class), misalnya HelloWorld.class
l  Jika tidak berhasil, berarti masih ada kesalahan pada kode program yang ditulis.
l  Java bytecode tidak bergantung platform sehingga bersifat portable & dapat dijalankan pada hardware komputer yang berbeda

TAHAP 3 : LOADING KE MEMORI
l  Meliputi :
l  Class loader mengambil .class dari program untuk ditempatkan di memori
l  Class loader juga mengambil semua .class dari program lain yang digunakan oleh program kita

TAHAP 4 : VERIFIKASI BYTECODE
l  Meliputi :
l  Pemeriksaan bytecode oleh bytecode verifier.
l  Memastikan bahwa bytecode adalah valid dan tidak melanggar keamanan Java

TAHAP 5 : EKSEKUSI (EXCUTE)
l  Meliputi :
l  Java Virtual Machine (JVM) menjalankan program yang telah diletakkan di memori.
l  JVM adalah pondasi dari platform Java
l  Virtual Machine adalah software yang merupakan simulasi dari komputer. Sifatnya menyembunyikan sistem operasi dan hardware dari program yang berjala di atasnya.
l  Bytecode tidak bergantung pada platform hardware tertentu. Bytecode dapat dijalankan disemua JVM yang versinya sesuai.

PROGRAM SEDERHANA
//Nama file (harus) : HelloWorld.java
public class HelloWorld {
            public static void main(String [] args){
                        //menuliskan string ke layar
                        System.out.println(“Hello World”);
            }
}
Catatan :
  1. Nama file harus sama dg nama class
  2. Kode Java bersifat case-sensitif

PROGRAM SEDERHANA (2)
public class Coba {
            public static void main(String [] args) {
                        int a,b;
                        a = 2; b = 3;
                        System.out.println(“Nilai a = ”+a);
                        System.out.println(“Nilai b = ”+b);
            }
}

PEMROSESAN
l  Secara standar
l  Menggunakan editor khusus



Sumber : Gita indah marthasari

Artikel update lainnya

Comunity Link :